Senin, 24 Maret 2014

Indonesia Raih Medali pada Kompetisi Matematika Internasional di Rumania


Jakarta (Dikdas): Indonesia patut bangga. Delegasi Indonesia dalam The 17 th Edition of the Mathematics Contest �The Clock Tower School� berhasil meraih sejumlah medali, yaitu dua emas, dua perak, dan empat perunggu untuk kategori individual dan satu 1st Prize, dua 2nd Prize, dua 3rd Prize, dan tiga Mention untuk kategori blitz.

Siswa-siswi berprestasi itu adalah Stanve Avrilium Widjaya (emas dan 1st Prize), Hendrikus Hansen Witarsa (emas dan 2nd Prize) Radian Krisno (perak dan 3rd Prize), Tracy Charles (perak dan Mention), Muhammad Surya Siddiq (perunggu dan 2nd Prize), Tanisya Putri Wirawan (perunggu dan 3rd Prize), Ayub Natanael Wibowo (perunggu dan Mention), dan Muhammad Abdurrahman Basyah (perunggu dan Mention). (lihat Daftar Juara https://www.mediafire.com/?dl56pfn9op27l14)

The 17 th Edition of the Mathematics Contest �The Clock Tower School� merupakan kompetisi matematika bergengsi yang digelar di Ramnicu Valcea, Rumania, pada 20-23 Maret 2014. Tahun ini pesertanya dari Rumania selaku tuan rumah, Bulgaria, Moldova, Rusia, Serbia, Filipina, dan Indonesia.

Lomba ini terbagi dalam dua kategori. Kategori pertama yaitu lomba individual. Pada kategori ini, siswa mengerjakan empat soal dalam 2,5 jam. Keempat soal dikerjakan dalam bentuk uraian yang logis dan jelas serta sistematis.

Kategori kedua yakni lomba blitz. Para peserta dalam kategori ini mengerjakan delapan soal dan tiap dua soal dikerjakan selama 15 menit. Peserta harus berpikir cepat dengan jawaban yang benar disertai penjelasan.

Menurut Elvira, M.H., Executive Board Committee International Mathematics Competition for Primary School dari Indonesia, passing grade kompetisi ini sangat tinggi dibanding lomba-lomba sain lain berskala internasional. Namun, dengan persiapan matang, siswa-siswi Indonesia berhasil menunjukkan kehebatannya.

�Karena kita drill pemahaman konsep, alhamdulillah anak-anak bisa mengerjakan,� ujarnya di Jakarta, Senin, 24 Maret 2014.* (Billy Antoro)

referensi artikel kemdikbud.go.id





Tidak ada komentar:

Posting Komentar